Persiapan Mudik (lagi)

Saya coba akan berbagi mengenai persiapan2 jika akan melakukan mudik dengan membawa kendaraan pribadi (mobil). Saya gak akan membahas gimana caranya mempersiapkan kendaraan untuk mudik, karena ini harusnya udah menjadi hal yang umum dan memang harus disiapkan secara baik dan matang.

Catuan listrik di mobil kini dirasa sangat penting. Secara umum pada kendaraan tersedia satu lobang lighter yang kita bisa alih fungsikan sebagai sumber listrik.  Jika memang 1 output lighter dirasa tidak cukup, di toko2 banyak dijual percabangan agar output lighter bisa menjadi lebih banyak. Tapi perlu diperhatikan batas maksimal arus pemakaian harus disesuaikan dengan sekring mobil yang terpasang untuk menghindari over usage dan sekring putus.

Harap diperhatikan juga pemasangan percabangan ini agar tidak menganggu posisi pengemudi ketika nyetir, dan pastikan juga dipasang ditempat yang mudah diraih oleh tangan (entah itu pengemudi ataupun penumpang).

Jika memang membutuhkan output listrik AC (110/220AC) dapat juga dipertimbangkan untuk membeli DC to AC converter. Detail informasi mengenai hal ini bisa googling atau klik http://bit.ly/12uGtdD.

Gadget.

Dipastikan bahwa gadget saat ini menjadi teman pemudik yang dapat membantu sepanjang perjalanan. Dengan memanfaatkan berbagai aplikasi yang bisa diunduh secara gratis ataupun bayar di marketplace aplikasi sesuai smartphonenya.

Namun harus dipastikan bahwa penempatan gadget selama perjalanan tidak menganggu konsentrasi pengemudi. Tempatkan gadget di tempat yang mudah dijangkau dan aman. Jangan ragu untuk membeli “holder” tambahan yang banyak dipasaran yang biasa ditempel di kaca depan. Pastikan bahwa penempatan holder ini tidak menganggu pandangan pengemudi.

Saat ini GPS mungkin sudah menjadi standar para pemudik yang membawa mobil pribadi. Walaupun kita sudah hapal sama rute dan jalanan yang akan dilalui, namun tidak ada salahnya jika kita membeli GPS portable. Hal ini berguna ketika suatu saat nanti kita temukan “bottle neck” di rute yang biasa kita lewati. GPS ini juga berfungsi ketika kita mencari satu Point of interest di tempat yang kita belum hapal (misal mencari tempat makan, pom bensin, ATM, hotel dll).

Namun jika memang kita merasa “sayang” mengeluarkan uang untuk membeli GPS portable, kita juga bisa memanfaatkan gadget sebagai sarana navigasi.

Ada berbagai aplikasi GPS yang bisa digunakan pada gadget. Sygic, Navitel, Waze, Google Maps dll. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Khusus untuk Waze dan google maps, smartphone harus terkoneksi secara online agar dapat digunakan. Namun Waze dan google maps memiliki keunggulan lain dimana dia mampu memberikan informasi jika terjadi kemacetan dijalanan (semoga ketika mudik nanti fitur ini juga dapat berjalan). Khusus untuk Waze, aplikasi GPS ini juga memiliki fungsi social media untuk sharing mengenai kondisi jalanan (macet, ada kecelakaan, ada polisi dll).

Jangan lupa, karena gadget ini pada dasarnya bukanlah GPS, maka akan ditemui keterbatasan dalam penggunaannya (hang, panas dll)

Selamat menunaikan ibadah puasa, selamat mempersiapkan mudik.

Tetap berhati-hati dijalan.